Struktur, Bentuk, Dan Ukuran Monera

30 views
Struktur, Bentuk, Dan Ukuran Monera || Sebelum membahas mengenai Struktur, Bentuk, Dan Ukuran Monera, ada baiknya kita mengenal dulu apa itu Monera. Pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan bahwa sistem 5 kingdom membagi organisme secara garis besar kedalam 2 kelompok sel, yaitu prokariotik dan eukariotik.[Baca Juga : Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik] Nah semua yang termasuk organisme prokariota dikelompokkan ke dalam satu kingdom yaitu Kingdom Monera. 
 ada baiknya kita mengenal dulu apa itu Monera Struktur, Bentuk, Dan Ukuran Monera
Salah satu organisme prokariotik yaitu bakteri. Bakteri dengan ukuran yang kecil (sekitar 0,7 – 1,3mikron), sudah niscaya luput dari perhatian kita, namun ia terdapat hampir di seluruh belahan bumi. Saat kita beraktifikas di dalam rumah maupun di luar rumah, tentu ada kuman yang jumlahnya sanggup sangat banyak namun tak terlihat oleh mata telanjang. Ia hidup di darat, air, dan udara. Bahkan kuman ada yang hidup di mata air panas yang sanggup aben kulit kita. 
Bakteri mempunyai bentuk sel yang bervariasi, lingkaran (coccus), batang (bacillus) dan lengkung (vibrio, coma atau spiral). Umumnya sel kuman yang berbentuk lingkaran berdiameter sekitar 0,7 – 1,3 mikron. Sedangkan sel kuman berbentuk batang lebarnya sekitas 0,2 – 2,0 mikron dan panjangnya 0,7 – 3,7 mikron. Keberagaman bentuk virus inipun menjadi salah satu dasar penggolongan jenis-jenis virus itu sendiri.
Diantara bentuk-bentuk virus yaitu;
1. Kokus (bulat), terdiri dari:
  • Streptokokus, contohnya Streptococcus pyrogenes, S.thermophillus, S.lactis.
  • Stafilokokus, contohnya Staphylococcus aureus.
  • Diplokokus, contohnya Diplococcus pnemoniae

2. Basil (batang),  terdiri dari:
  • Basilus, contohnya Eschericcia coli, Salmonella thypi, Lactobacillus.
  • Streptobasil, contohnya Azotobacter, Bacillus anthracis.

3. Vibrio (koma),  terdiri dari:
  • Vibrio, contohnya Vibrio cholerae.

4. Spirillum (spiral),  terdiri dari:
  • Spirillum, contohnya Treponema pallidum.
 ada baiknya kita mengenal dulu apa itu Monera Struktur, Bentuk, Dan Ukuran Monera
Bentuk-bentuk Monera: (a)Kokus, (b)Basil, (c)Vibrio, (d)Spiral 

Bagian badan kuman pada umumnya sanggup dibagi atas 3 belahan yaitu dinding sel, protoplasma (di dalamnya terdapat membran sel, mesosom, lisosom, DNA, endospora), dan belahan yang terdapat di luar dinding sel mirip kapsul, flagel, pilus. Di antara bagian-bagian tersebut ada yang selalu didapatkan pada sel bakteri, yaitu membran sel, ribosom dan DNA. Bagian-bagian ini disebut sebagai invarian. Sedangkan bagian-bagian yang tidak selalu ada pada setiap sel bakteri, contohnya dinding sel, flagel, pilus, dan kapsul. Bagian-bagian ini disebut varian.

Struktur Sel Monera 

Susunan bagian-bagian utama sel bakteri, ialah sebagai berikut 

1. Membran Sel

Membran sel berbentuk selaput yang membungkus sitoplasma beserta isinya. Membran sel terletak di sebelah dalam dinding sel, tetapi tidak terikat dekat dengan dinding sel. Membran sel merupakan belahan yang sangat vital yang merupakan batas antara belahan dalam dengan belahan lingkungannya. Jika membran sel pecah atau rusak maka sel kuman akan mati. 
Membran sel pada kuman terdiri dari dua lapisan molekul fosfolipid. Pada lapisan fosfolipid ini terdapat senyawa protein dan karbohidrat yang mempunyai kadar yang berbeda pada tiap-tiap sel bakteri.

2. Ribosom 

Ribosom ialah belahan sel yang berfungsi sebagi daerah sintesa protein. Bentuknya berupa butiran kecil yang tidak diselubungi oleh membran. Riboson sendiri tersusun dari protein dan RNA .

3. DNA 

DNA merupakan materi genetik yang letaknya terdapat pada sitoplasma. DNA kuman berupa benang sirkuler (melingkar). Fungsinya yaitu sebagai pengendali sintesis protein kuman dan sebagai pembawa sifat. DNA kuman terdapat belahan yang ibarat inti yang disebut dengan nukleoid. Bagian ini tidak mempunyai membran sebagaimana yang ada pada ini sel eukariotik.

4. Dinding Sel 

Dinding sel kuman tersusun atas makromolekul peptidoglikan yang terdiri dari monomer-monomer tetrapeptidaglikan (polisakarida dan asam amino). Berdasarkan susunan kimia dinding selnya, kuman dibedakan atas kuman gram-positif dan kuman gramnegatif. Susunan kimia dinding sel kuman gram-negatif lebih rumit daripada kuman gram-positif. Dinding sel kuman grampositif hanya tersusun atas satu lapis peptidoglikan yang relatif tebal, sedangkan dinding sel kuman gram-negatif terdiri atas dua lapisan. Lapisan luar tersusun atas protein dan polisakarida, lapisan dalamnya tersusun atas peptidoglikan yang lebih tipis dibanding lapisan peptidoglikan pada kuman gram-positif.
Dinding sel kuman berfungsi untuk memberi bentuk sel, memberi kekuatan, melindungi sel dan menyelenggarakan pertukaran zat antara sel dengan lingkungannya.

5. Flagel 

Flagel merupakan alat gerak bagi bakteri, meskipun tidak semua gerakan pada kuman disebabkan oleh flagel. Flagel berpangkal pada protoplas. Flagel terdiri dari senyawa protein (flagelin) dan sedikit karbohidrat. Pada beberapa kuman juga ada yang mengandung lipid. Jumlah dan letak flagel pada setiap kuman bermacam-macam tergantung jenis kuman itu sendiri. Jumlahnya sanggup satu, dua, atau lebih, dan letaknya sanggup di ujung, sisi, atau pada seluruh permukaan sel. Jumlah dan letak flagel dijadikan salah satu dasar penggolongan bakteri.

6. Pilus 

Pada permukaan sel kuman gram-negatif seringkali terdapat banyak belahan yang ibarat benang-benang pendek yang disebut pilus atau fimbria (jamak dari pilus). Pilus ini merupakan alat lekat dari sel kuman dengan sel kuman lain atau dengan bahan-bahan padat lain, contohnya masakan sel bakteri.

7. Kapsul 

Kapsul merupakan lapisan mirip lendir yang menyelubungi dinding sel bakteri. Pada umumnya kapsul terdiri dari senyawa polisakarida, polipeptida atau protein-polisakarida (glikoprotein). Fungsi kapsul pada kuman ialah untuk pertolongan diri terhadap antibodi yang dihasilkan sel inang. Oleh kesannya kapsul hanya didapatkan pada kuman pathogen.

8. Endospora

Beberapa kuman ada yang membentuk endospora. Pembentukan endospora ini merupakan cara kuman untuk mengatasi keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan, seperti: panas, dingin, kering, tekanan osmosis dan zatkimia tertentu. Jika kondisi lingkungan membaik maka endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri. Endospora kuman tidak berfungsi sebagai alat perkembangbiakan, tetapi sebagai alat pertolongan diri. 
Nah kini kalian sudah tahukan apa itu monera? dan bagaimana struktur monera tersebut.. 

Biologi Monera

Penulis: 
author
Mediapembahsan.com adalah media sharing informasi pendidikan yang mengulas tentang, pendidikan secara umum, materi sekolah, soal pelajaran, perangkat, dan info menarik lainnya.

Posting Terkait