Sistem Organ Badan Insan Dan Fungsinya

21 views
Sistem organ pada tubuh insan mempunyai fungsi yang bermacam-macam namun mempunyai keterkaitan satu sana lainnya. Organ ialah sekumpulan jaringan dalam tubuh insan yang melaksanakan fungsi tertentu. Dalam tubuh insan setidaknya ada 9 sistem organ yang masing – masing sistem organ melaksanakan fungsi yang berbeda – beda. 9 sistem organ tersebut yaitu : sistem pencernaan, sistem pernafasan/respirasi, sistem sirkulasi, sistem pengeluaran, sistem gerak, sistem reproduksi, sistem saraf, sistem integument, dan sistem hormon.
 Sistem organ pada tubuh insan mempunyai fungsi yang bermacam-macam namun mempunyai keterkaitan s Sistem Organ Tubuh Manusia Dan Fungsinya
Berikut klarifikasi dari masing – masing sistem organ yang ada pada tubuh insan :
1.    SISTEM PENCERNAAN
Pada tubuh insan sistem pencernaan berfungsi untuk menghancurkan kuliner yang masuk ke dalam tubuh kemudian menyerap banyak sekali nutrisi dari kuliner tersebut yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu sistem pencernaan juga befungsi untuk membuang sisa – sisa kuliner yang tidak berfungsi bagi tubuh. Ada 2 proes pencernaan yang terjadi dalam tubuh insan yaitu pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi.
Pada pencernaan mekanik kuliner dirubah menjadi bentuk yang lebih halus untuk mempermudah proses pencernaan itu sendiri. Sedangkan pada pencernaan kimiawi kuliner yang telah halus tadi dirubah menjadi zat – zat yang lebih sederhana dengan tunjangan enzim – enzim yang ada dalam mulut, lambung, dan usus.
Organ – organ yang berperan dalam sistem pencernaan diantaranya yaitu : mulut, esophagus, perut, usus kecil, usus besar dan anus.
Proses pencernaan kuliner itu sendiri dibagi menjadi beberapa bagian, mencakup :
  1.  Ingesti yaitu proses memasukan kuliner melalui mulut
  2. Mastikasi yaitu proses pengunyahan kuliner memakai gigi
  3. Deglutisi yaitu proses menelan kuliner di kerongkongan
  4. Digesti yaitu proses perubahan kuliner dari zat yang kompleks menjadi molekul – molekul yang lebih sederhana dengan tunjangan enzim yang ada di lambung
  5. Absorbs yaitu proses absorpsi sari – sari kuliner yang terjadi di usus halu
  6. Defekai yaitu proses pengeluaran sisa – sisa kuliner yang sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh melalui organ anus
Sistem pencernaan itu sendiri terdiri dari banyak sekali macam organ yaitu : mulut, saluran pencenaan, dan kelenjar pencernaan. Berikut klarifikasi lebih lanjut mengenai organ – organ yang terlibat dalam sistem pencernaan insan :
1. Rongga Mulut
Proses pertama dalam pencernaan terjadi di rongga mulut, dimana kuliner pertama kali masuk ke dalam tubuh insan melalui mulut. Di dalam ekspresi sendiri terdapat beberapa organ yaitu :
  • Gigi. Gigi berfungsi sebagai alat pencernaan mekanis dimana kuliner akan dirubah menjadi potongan – potongan yang lebih halus. Proses ini beguna untuk mempercepat proses pencernaan dengan tunjangan enzim pencernaan.
  • Lidah. Lidah merupakan organ pencernaan yang berfungsi untuk mencampur dan menelan makanan. Lidah membantu penempatan kuliner sehingga sanggup dikunyah oleh gigi.
  • Kelenjar Ludah. Di dalam ekspresi terdapat 3 kelenjar ludah yaitu glandula parotis, glandula submaksilaris, dan glandula sublingualis. Setelah proses mekanik oleh gigi, kuliner akan bercampur dengan ludah biar menjadi lembek dan gampang ditelan. Makanan yang telah dilumatkan dengan air liur disebut bolus. Bolus ini akan diteruskan ke sistem pencernaan selanjutnya.

2.    Saluran pencernaan
Berikut beberapa organ dalam saluran pencernaa :
a.    Kerongkongan (esophagus)
Kerongkongan merupakan saluran panjang yang berfungsi sebagai jalan bolus dari mulu ke lambung. Jalannya bolus dari ekspresi ke lambung melalui kerongkongan ini disebabkan oleh adanya suatu gerakan yang disebut gerakan peristaltic pada dinding otot kerongkongan. Gerakan peristaltic ini terjadi lantaran adanya kontraksi otot secara bergantian si lapisan otot dinding kerongkongan.
b.    Lambung (ventriculus)
Lambung merupakan saluran perncernaan yang terletak di bawah sekat rongga badan. Di dalam lambung terjadi pencernaan mekanik yang dibantu oleh dinding lambung dan perncernaan kimiawi yang dibantu oleh getah lambung.
Lambung ini berfungsi sebagai daerah untuk menampung makanan.
c.    Usus Halus
Usus halus berfungsi untuk menyerap nutrisi yang terdapat dalam makanan. Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan secara kimiawi dengan tunjangan banyak sekali macam enzim pencernaan.
d.    Usus Besar
Setelah nutrisi dan kuliner diserap di usus halus, kuliner akan disalurkan ke usus besar. Fungsi utama usus besar ialah untuk menyerap air dan elektrolit dari sisa pencernaan dan menyimpan kotoran hingga diekskresikan.
e.    Rectum
Rektum (poros usus) merupakan organ pencernaan yang berfungsi sebagai daerah untuk menampung feses.
f.    Anus
Feses akan didorong oleh otot – otot polos menuju ke anus sebelum kesannya dibuang ke luar tubuh. Proses pembuangan festes ini dinamakan defekasi. Otot – otot disekitar anus akan berkontraksi sehingga anus membuka dan mengeluarkan feses.

3.    Kelenjar Pencernaan
Organ – organ pada kelenjar pencernaan mencakup :
a.   Hati yang berfungsi untuk:
•    Menghasilkan empedu sebagai kelenjar eksoren
•    Untuk menyimpan cadangan lemak, glikogen, vitamin A, B12,D, dan albumin
•    Fungsi utama hati biasanya dikaitkan dengan detoksifikasi zat – zat beracun dalam pencernaan
b.  Pankres yaitu kelenjar yang menghasilkan beberapa enzim pencernaan diantaranya yaitu protease, nuclease, amylase, dan lipase. Keluarnya enzim dari kelenjar pancreas bergantung pada aktifitas hormone sekretin yang dihasilkan oleh usus dua belas jari pada ketika kuliner masuk ke dalamnya.
c.    Kelenjar Empedu
Fungsi utama dari kantung empedu ialah untuk menyimpan empedu hingga dibutuhkan untuk pencernaan. Kandung empedu juga membantu proses pencernaan lemak.

2.    SISTEM PERNAFASAN
Pada ketika kita bernapas maka sistem pernapasan akan bekerja. Bernapas ialah proses mengambil oksigen di udara dan mengeluarkan karbon dioksida.

Organ – organ yang terdapat pada sistem pernapasan diantaranya yaitu :
  1. Hidung. Di dalam hidung terdapat rongga hidung yang berlapis selaput lender. Selaput lender ini berfungsi untuk menangkap benda gila yang terbawa oleh oksigen dari udara yang masuk ke saluran pernapasan. Di dalam hidung juga terdapat rambut – rambut hidung yang berfungsi sebagai penyaring kotoran yang masuk bersama dengan oksigen. Fungsi hidung sendiri selain sebagai alat pernapasan juga sebagai alat indera pencium.
  2. Faring (pangkal tenggorokan).Faring ialah percabangan dua saluran yaitu nasofarings dan orofarings. Fungsi utama faring ialah untuk menyediakan saluran bagi udara yang keluar masuk dan juga sebagai jalan kuliner dan minuman yang ditelan.
  3. Laring. Laring terletak di antara faring dan trakea. Laring merupakan daerah epiglottis dan pita suara. Masuknya udara melalui faring mengakibatkan laring bergetar dan terdengar sebagai suara.
  4. Tenggorokan/Trakea. Tenggorokan berbentuk menyerupai pipa yang panjangnya kurang lebih 10 cm yang terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada. Trakea berfungsi untuk menyaring udara yang kita hirup dan juga bercabang ke bronkus.
  5. Paru – paru, merupakan organ vital yang sangat penting bagi manusia. Dalam sistem pernapasan paru – paru berfungsi untuk mengeluarkan karbondioksida dan uap air. Paru – paru bertugas untuk mentransfer oksigen yang dihirup ke dalam darah untuk kemudian dialirkan ke seluruh tubuh. Paru – paru berada di dalam rongga dada sebelah kiri dan kanan yang dilindungi oleh tulang rusuk. Paru – paru terdiri dari paru – paru kanan dan paru – paru kiri. Paru – paru kanan terdiri dari tiga gelambir sedangkan paru – paru kiri mempunyai dua gelambir.
  6. Diafragma. Diafragma ialah partisi otot antara perut dan rongga dada dan meluas di potongan bawah tulang rusuk. Fungsi utama diafragma ialah untuk membantu sistem pernapasan.
3.   SISTEM SIRKULASI
Secara umum sistem sirkulasi berfungsi untuk memelihara kondisi seimbang di dalam seluruh jaringan tubuh biar sel bisa bertahan hidup dan berfungsi secara optimal. Selain itu sestem sirklasi juga berfungsi untuk :
•    Memenuhi kebutuhan jaringan tubuh
•    Mentransfor zat – zat kuliner ke jaringan tubuh
•    Menghantarkan hormone dari satu potongan ke potongan tubuh lainnya

Sistem sirkulasi ini terdiri dari

a. Sistem Peredaran Darah/Transportasi
Sistem Transfortasi ialah proses pengedaran zat – zat yang dibutuhkan ke seluruh tubuh dan pengambilan zat – zat yang tidak dibutuhkan untuk dikeluarkan ke luar tubuh.
Fungsi sistem peredaran darah ialah :
  • Untuk mensuplai oksigen dan sari – sari kuliner yang diabsorbsi dari sistem pencernaan ke seluruh jaringan tubuh
  • Membawa gas sisa berupa karbondioksida ke paru – paru
  • Mengembalikan zat sisa metabolism ke ginjal untuk disekresikan
  • Menjaga suhu tubuh
  • Mendistribusikan hormon – hormon untuk mengatur sel tubuh.
Sistem peredaran darah insan mencakup beberapa organ diantaranya
  • Darah yang berfungsi sebagai alat transfortasi utama dalam sistem sirkulasi
  • Jantung yang berfungsi untuk memompa darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh manusia
  • Pembuluh darah yang merupakan jalan bagi darah mengalir dari jantung menuju ke jaringan seluruh tubuh. Pembuluh darah sanggup dibagi menjadi 3 macam yaitu pembuluh nadi, vena dan pembuluh kapiler.
b.    Sistem Peredaran Getah Bening/Sistem Limfa
Sistem limfa berkaitan dengan sistem peredaran darah. Sistem limfa berfungsi untuk menciptakan getah bening atau limfa yang merupakan cairan yang mengandung sel dara putih. Getah bening ini bertugas untuk membantu tubuh untuk melawan nanah yang menyerang tubuh.
Perbedaan anatara peredaran darah dengan peredaran getah bening bisa dilihat pada tabel berikut :
 Sistem organ pada tubuh insan mempunyai fungsi yang bermacam-macam namun mempunyai keterkaitan s Sistem Organ Tubuh Manusia Dan Fungsinya

4.    SISTEM PENGELUARAN
Setiap hari dalam tubuh insan terjadi banyak sekali macam reaksi yang sangat kompleks. Reaksi tersebut disebut dengan istilah metabolism. Metabolism sendiri terdiri dari anabolisme dan katabolisme. Anaboisme merupakan reaksi pengikatan sedangkan katabolisme merupakan reaksi penguraian. Dari reaksi – reaksi tersebut menghasilkan zat – zat yang berkhasiat dan zat – zat yang tidak berkhasiat bagi tubuh atau bahkan sanggup meracuni tubuh sehingga harus dikeluarkan.
Proses pengeluaran sanggup dilakukan dengan 4 cara yaitu:

  1. Defekasi yaitu proses pengeluaran sisa pencernaan kuliner yang disebut feses melaui anus
  2. Ekskresi yaitu proses pengeluaran zat – zat sisa metabolism berupa CO2, H2O, NH3, zat warna empedu, dan asam urat. Sistem sekresi terdiri dari organ ginjal, kulit, hati dan paru.
  3. Sekresi yaitu proses pengeluaran getah oleh kelenjar pencernaan ke dalam saluran pencernaan yang berupa substansi kimia berbentuk lender oleh sel kelenjar contohnya hormon dan enzim.
  4. Eliminasi yaitu proses pengeluaran zat dari rongga tubuh , baik dari rongga kecil maupun rongga yang besar.
5.    SISTEM GERAK
Sistem gerak insan terdiri dari sistem rangka dan sistem otot. Alat gerak insan ialah tulang dan otot. Tulang disebut alat gerak pasif sedangkan otot disebut alat gerak aktif lantaran mempunyai kemampuan untuk berkontraksi.
a. Sistem Rangka
Rangka cukup umur insan terdiri dari 206 ruas tulang dengan bentuk dan ukuran yang sangat bervariasi. Pada sistem gerak, rangka insan berfungsi untuk :
•    Formasi bentuk tubuh
•    Formasi sendi – sendi
•    Pelekatan otot – otot
•    Sebagai pengungkit untuk banyak sekali macam aktifitas tubuh
•    Sebagai penyokong berat tubuh serta daya tahan untuk menghadapi dampak tekanan
•    Sebagai perlindungan untuk melindungi organ – organ halus pada tubuh
•    Hemopoesis atau pembentukan sel – sel darah yang terjadi di sumsum tulang belakang
•    Sebagai imunologis
•    Tempat penyimpanan kalsium
Sistem rangka disusun oleh beberapa tulang yang saling berhubungan. Rangka insan dikelompokan menjadi 2 kelompok yaitu aksial dan apendikuler.
  1. Rangka aksial merupakan kelompok tulang yang terletak di sumbu tubuh, yaitu tulang tengkorak, tulang belakang, tulang rusuk, dan tulang dada. Rangka aksial terdiri dari 80 tulang.
  2. Rangka apendikuler merupakan kelompok tulang yang menyusun anggota gerak atas dan bawah, terdiri dari 126 ruas tulang.
Dalam sistem rangka terdapat sendi yang merupakan penghubung antar tulang sehingga bisa digerakan.
Berdasarkan arah gerakannya sendi dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu:
  • Sendi putar, yang memungkinkan gerakan memutar atau rotasi.
  • Sendi peluru, yaitu persendian yang memungkinkan gerakan ke segala arah
  • Sendi pelana, yaitu persendian yang memungkinkan beberapa gerakan rotasi namun tidak ke semua araH
  • Sendi engsel merupakan pesendian yang memungkinkan gerakan satu arah
  • Sendi luncur merupakan persendian yang memungkinkan gerakan rotasi pada satu bidang datar saja.
b.    Sistem Otot
Otot mempunyai 3 kemampuan khusus yaitu:
1. Kontrakbilitas, yaitu kemampuan untuk berkontraksi/memendek
2. Ekstensibilitas, yaitu kemampuan melaksanakan gerakan kebalikan akhir kontraksi
3. Elastisitas, yaitu kemampuan untuk kembali ke posisi semula sehabis berkontraksi atau disebut relaksasi.
Otot insan dibedakan menjadi 3 jenis otot, yaitu :
  1. Otot rangka/otot lurik merupakan otot yang menempel dan menggerakan tulang rangka
  2. Otot polos yang terdapat pada dinding penyusun organ – organ potongan dalam
  3. Otot jantung, merupakan otot yang hanya terdapat pada dinding jantung dan vena.
6.    SISTEM REPRODUKSI
Sistem reprodtuksi berfungsi untuk menghasilkan keturunan dengan tujuan mempertahankan jenisnya.
Sistem reproduksi terdiri dari sistem reproduksi laki-laki dan sistem reproduksi wanita.
a. Sistem Reproduksi Pria
Terdiri dari :
  • Testis yang berfungsi untuk menghasilkan sperma dan hormone testosterone
  • Epididimid yang berfungsi untuk menyimpan sperma sementara dan mematangkan sperma
  • Vas deferens berfungsi untuk mengangkut sperma menuju vesikula seminalis/kantung semen atau mani
  • Uretra yang berfungsi untuk membawa sperma ke luar tubuh
  • Tubulus recti berfungsi sebagai daerah bermuaranya saluran dari tubulus seminiferus
  • Penis berfungsi sebagai alat untuk melaksanakan reproduksi (menyalurkan sel sperma)
  • Skrotum berfungsi sebagai alat untuk pembentkan sel sperma.
b.    Sistem Reproduksi Wanita
Terdiri dari :
  • Ovarium (indung telur), yang berfungsi untuk menghasilkan sel telur (ovum) dan hormon (esterogen dan progesterone)
  • Oviduk/tuba falopi/saluran telur, berfungsi untuk menyalurkan ovum dari ovarium menuju uterus
  • Uterus(kantung peranakan/rahim), berfungsi sebagai daerah perkembangan zigot apabila terjadi fertilisasi, mendapatkan pembuahan ovum yang tertanam ke dalam endometrium, dan juga sebagai daerah tumbuh dan berkembangnya janin
  • Vagina merupakan penghubung rahim ke potongan tubuh luar, juga menghasilkan banyak sekali macam sekresi
  • Vulva berfungsi sebagai akses sperma ke dalam tubuh perempuan dan sebagai pelindung organ kelamin dalam dari organisme penyebab infeksi
  • Leher rahim (serviks) berfungsi untuk membantu perjalanan sperma dari vagina menuju rahim.
7.    SISTEM SARAF
Sistem saraf pada insan berperan dalam proses iritabilitas yaitu kemampuan untuk menanggapi suatu rangsangan dari luar. Untuk menanggapi rangsangan sistem saraf mempunyai 3 komponen, yaitu :
  • Reseptor, merupakan alat akseptor rangsangan atau impuls. Yang bertindak sebagai reseptor ialah panca indera
  • Konduktor (penghantar impuls), dilakukan oleh sistem saraf itu sendiri yang terdiri dari sel – sel saraf yang disebut neuron
  • Efektor, ialah potongan tubuh yang menanggapi rangsangan. Efektor yang paling penting dalam tubuh insan ialah otot dan hormone.
Sel saraf terdiri dari 3 potongan utama yaitu:
  1. Badan sel yang merupakan potongan yang paling besar dari sel saraf yang mengandung inti sel dan sitoplasma. Inti sel berfungsi sebagai pengatur aktivitas sel saraf. Di dalam sitoplasma terdapat mitokondria yang berfungsi sebagai penyedia energy untuk membawa rangsangan.
  2. Dendrit, merupakan sel saraf pendek dan bercabang – cabang yang berfungsi untuk mendapatkan dan mengantarkan rangsangan ke tubuh sel.
  3.  Neurit (akson), berfungsi untuk membawa rangsangan dari tubuh sel ke sel saraf lain.Organ yang berperan dalam sistem saraf selain sel saraf itu sendiri yaitu:
  • Otak. Otak merupakan sentra pengatur dari segala aktivitas insan yang terletak di rongga tengkorak dan dibungkus oleh 3 lapis selaput besar lengan berkuasa yang disebut meninges. Selaput paling luar disebut durameter, paling dalam ialah piamater dan selaput potongan tengah disebut arachnoid. Otak insan terdiri dari 3 potongan yaitu:
  1. Otak besar (cerebrum), berfungsi sebagai sentra aktivitas – aktivitas yang disadari menyerupai berfikir, mengingat, berbicara dll
  2. Otak kecil (cerebellum), berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh dan mengkoordinsi kerja oto – otot ketika bergerak.
  3. Sumsum lanjutan, berfungsi sebagai sentra pengendalian pernapasan, penyempitan pembuluh darah, mengatur denyut jantung, mengatur suhu tubuh dan aktivitas – aktivitas yang tidak disadari.
  •     Sumsum Tulang Belakang

Sumsum Tulang Belakang memanjang di dalam rongga tulang belakanh, mulai dari ruas – ruas tulang leher hingga ruas tulang pinggang kedua. Sumsum tulang belakang berfungsi untuk menghantarkan impuls dari dan ke otak serta untuk member kemungkinan jalan terpendek secara reflex.

8.    SISTEM INTEGUMEN

Sistem integument merupakan sistem yang paling luas yang ada pada tubuh manusia. Seluruh tubuh insan potongan terluar terbungkus oleh suatu sistem yang disebut sebagai sistem integumen. Sistem ini terdiri dari kulit dan kelengkapannya termasuk kuku, rambut, kelenjar dan reseptor saraf khusus. Integument itu sendiri merupakan suatu kata yang bersal dari bahasa latin “integumentum” yang berarti penutup. Fungsi sistem integument ialah sebagai epilog organ atau jaringan dalam insan untuk melindungi dari kontak luar.
a.    Kulit
Kulit berfungsi untuk mencegah terjadinya kehilangan cairan yang hiperbola dan mencegah masuknya benda – benda gila yang berasal daari luar menyerupai bakteri.
Selain itu fungsi kulit lainnya ialah :
  • Untuk mengeluarkan keringat
  • Untuk pelindung tubuh
  • Untuk mengatur suhu tubuh
  • Sebagai daerah pembuangan vitamin D dari provitamin D dengan tunjangan sinar matahari
   b.    Rambut
Rambut ialah organ yang tumbuh di kulit yang berbentuk menyerupai benang. Fungsi rambut yaitu :
  • Untuk melindungi kulir dari dampak buruk
  • Menyaring udara pada hidung
  • Sebagai pengatur suhu
  • Pendorong penguapan keringat
  • Dan sebagai indera peraba.
    c. Kuku
Kuku merupakan sel yang menyerupai mirip jel dan mengeras. Fungsi utama kuku ialah untuk melindungi ujung jari yang lembut dan penuh urat saraf.
9.  SISTEM HORMON
Kata hormone berasal dari bahasa yunani “hormaein” yang berarti “memacu”. Hormone diproduksi oleh kelenjar endokrin dan berfungsi untuk mengatur metabolism dalam tubuh, perkembangan, pertumbuhan, reproduksi, dan tingkah laku.
Hormone dibutuhkan dalam jumlah tertentu. Jika kekurangan atau kelebihan hormone maka akan mengakibatkan suatu gangguan pada tubuh menyerupai gigantisme (pertumbuhan raksasa) ataupun kerdil. Fungsi hormone dalam tubuh ialah untuk mengatur kinerja tubuh. Kelenjar endokrin menghasilkan hormone diantaranya yaitu sebagai berikut :
a. Kelenjar hipofisis dan hipotalamus
Kelenjar hipotalamus memiliku peranan yang sangat penting dalam sistem koordinasi tubuh manusia.
b. Kelenjar tiroid
Kelenjar tiroid disebut juga sebagai kelenjar gondok. Kelenjar ini terletak di leher potongan depan dan terdiri dari dua lobus. Kelenjar tiroid mensekresikan 2 hormon yaitu tiroksin yang berfungsi untuk mengatur metabolism tubuh dan hormone kalsitonin yang berfungsi untuk menurunkan kadar kalsium dalam darah.
c. Kelenjar paratiroid
Menghasilkan hormone parathormon yang berfungsi untuk meningkatkan kadar kalsium dalam darah dengan cara meningkatkan pengambilan kembali kalsium dari ginjal, merangsang pembebasan kalsium dari tulang keras hingga kadar kalsium dalam darah normal kembali.
d. Kelenjar timus
Merupakan daerah menimbun hormone pertumbuhan, dan sehabis insan cukup umur hormone ini tidak akan berfungsi lagi.
e. Kelenjar pancreas
Pancreas merupakan sekumpulan sel endokrin yang mensekreskan dua macam hormone ke sistem sirkulasi.
f. Kelenjar adrenal
Kelenjar ini terdiri dari korteks adrenal dan medulla adrenal.
Korteks adrenal menghasilkan hormone:
  •  Mineralokortikoid yang berfungsi untuk mengatur metabolism mineral
  • Glukokortikoid yang berfungsi untuk mengatuk metabolism glukosa
Medulla adrenal menghasilkan hormone adrenalin (epinefrin dan noreepinefrin) yang berfungsi untuk mengubah glikogen menjadi glukosa, menaikan denyut jantung, dan memperluas bronkiolus.

g. Kelenjar kelamin
Kelenjar kelamin terdiri atas testis (pada pria) dan ovarium (pada wanita). Pada testis mengsilkan hormone mineralokortikoid yang berfungsi untuk mengatur metabolisme mineral, mendorong pertumbuhan sekunder menyerupai bunyi menjadi besar dll. Ovarium menghasilkan hormone esterogem yang berfungsi untuk memicu ovulasi dan pertumbuhan sekunder perempuan dan hormone progesterone yang berfungsi untuk memicu pertumbuhan dinding uterus (rahim) sebagai persiapan untuk ovulasi berikutnya.

/Sistem Organ Badan Insan Dan Fungsinya

Biologi Organ

Penulis: 
author
Mediapembahsan.com adalah media sharing informasi pendidikan yang mengulas tentang, pendidikan secara umum, materi sekolah, soal pelajaran, perangkat, dan info menarik lainnya.

Posting Terkait