Pengertian Kingdom Monera, Protista, Fungi, Plantae, Dan Animalia

51 views

Pengertian Kingdom Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia || Seperti yang telah kita ketahuai, bahwa pengelompokan makhluk hidup dalam sistem pembagian terstruktur mengenai lima kingdom terdiri dari kingdom monera, protista, fungi, plantae, dan animalia. Klasifikasi makhluk hidup yaitu pengelompokan makhluk hidup menurut kesamaan ciri dan sifatnya. Makhluk hidup yang menempati bumi sangat banyak jenisnya dan beraneka ragam bentuknya. Apabila kau mengamati sepetak sawah atau lapangan rumput kau sanggup menemukan banyak sekali jenis tumbuhan dan hewan. Apakah tumbuhan dan binatang yang kau temukan sanggup kau kenali semuanya? Untuk mempermudah dalam mengenal dan mempelajari makhluk hidup yang ada di bumi, maka dibuatlah system pembagian terstruktur mengenai makhluk hidup.
 bahwa pengelompokan makhluk hidup dalam sistem pembagian terstruktur mengenai lima kingdom terdiri dari king Pengertian Kingdom Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia
Begitu banyak jenis tumbuhan dan binatang di bumi, lebih dari 1,5 juta jenis makhluk hidup telah dikenal oleh para hebat biologi dan masih banyak jenis makhluk hidup lain yang belum dikenal.
Makhluk hidup beraneka ragam alasannya yaitu makhluk hidup memiliki perbedaan ciri, baik struktur, warna, kawasan tinggal maupun perbedaan ciri lainnya. Perbedaan cirri sanggup ditemukan pada organ-organ yang terdapat pada satu individu, contohnya perbedaan ukuran daun yang terdapat dalam satu pohon. Selain itu. keanekaragaman sanggup pula terjadi antara satu individu dengan individu lainnya dalam satu jenis. Perbedaan ciri tersebut akan membedakan individu satu dengan individu lainnya dalam satu jenis.
Untuk mempermudah mengenali dan mempelajari makhluk hidup yang beraneka ragam, maka dilakukan pengelompokan atau klasifikasi. Cabang ilmu biologi yang mempelajari ihwal pembagian terstruktur mengenai yaitu taksonomi. Klasifikasi makhluk hidup dilakukan menurut persamaan dan perbedaan ciri yang dimilikinya, baik ciri morfologi, fisiologi, atau ciri-ciri yang lainnya. Semakin banyak ciri-ciri yang sama semakin akrab kekerabatan makhluk hidup, dan sebaliknya semakin sedikit ciri-ciri yang sama kekerabatannya semakin jauh.
Dalam melaksanakan klasifikasi, makhluk hidup dikelompokkan dalam suatu kategori tertentu secara bertingkat yang disebut takson. Semakin besar kategori suatu takson semakin sedikit persamaan ciri yang dimiliki anggota-anggotanya.
Sejak zaman dahulu insan sudah mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok besar, yaitu dunia tumbuhan dan dunia hewan. Namun ternyata beberapa makhluk hidup tidak sanggup dikelompokkan ke dalam binatang ataupun tumbuhan. Sejalan dengan perkembangan pengetahuan diperkenalkan pengelompokan makhluk hidup menjadi lima kingdom atau dunia oleh Roberts H. Whittaker pada tahun 1969, yaitu monera, protista, fungi, plantae, dan animalia. Lalu apa saja pengertian kelima kingdom tersebut dan apa saja ciri – cirinya ? berikut penjelasannya

1. Monera

Monera merupakan makhluk hidup prokariot. Kingdom monera terdiri atas basil dan ganggang biru hijau. Hampir semua basil bersel satu dengan ukuran yang sangat kecil. Bakteri hanya bisa dilihat dengan mikroskop yang berkekuatan pembesaran tinggi. Secara umum terdapat 3 bentuk bakteri, yaitu lonjong atau bundar (kokus), batang atau silinder (basilus), dan spiral atau sekrup (spirilus).
Bakteri ada yang hidup dalam badan kita, yaitu ada yang ada di dalam usus, kulit, mulut, hidung, dan penggalan badan lainnya. Bakteri juga terdapat di udara, air, dan tanah. Bakteri ada yang menguntungkan manusia, contohnya basil yang hidup di dalam usus insan sanggup membantu menguraikan sisa-sisa kuliner yang sudah tidak diharapkan oleh tubuh.
Beberapa jenis basil juga sanggup membantu dalam pembuatan makanan, contohnya pembuatan yogurt. Bakteri-bakteri saprofit menguntungkan alasannya yaitu membantu menguraikan sampah dan sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati. Tetapi, tidak semua basil menguntungkan manusia, ada beberapa jenis basil yang sanggup menimbulkan penyakit, contohnya penyakit tuberkulosis, tetanus, kolera, dan sebagainya.
Ganggang biru hijau lebih mirip tumbuhan alasannya yaitu mengandung klorofil sehingga sanggup berfotosintesis. Ganggang tersebut ditemukan di sembarang kawasan yang berkelembapan cukup, contohnya di laut, kolam, selokan, bahkan sumber air panas. Ganggang tersebut sanggup mengotori air minum, menimbulkan amis dan warna sehingga rasanya tidak enak.

2. Protista

Protista merupakan makhluk hidup bersel satu yang sudah memiliki membran inti (eukariotik). Makhluk hidup yang termasuk protista yaitu protozoa dan ganggang (kecuali ganggang biru hijau). Anggota kingdom protista ada yang bergerak dengan rambut getar (cilia). Gerakan dari rambut getar sanggup mendorong sel untuk bergerak dari satu kawasan ke kawasan yang lain. Makhluk hidup yang bergerak dengan rambut getar disebut Ciliata. Salah satu referensi dari Ciliata yaitu Paramaecium.
Selain rambut getar, ada pula protista yang bergerak dengan flagel (sulur yang mirip cambuk) dan kaki semu. Euglena merupakan referensi protista yang bergerak dengan flagel. Euglena sanggup menciptakan kuliner sendiri dengan pinjaman cahaya matahari mirip tumbuh-tumbuhan alasannya yaitu la memiliki klorofil.
Sedangkan referensi protista yang bergerak dengan kaki semu yaitu Amoeba. Gerakan dari kaki semu tersebut menimbulkan Amoeba memiliki bentuk yang berbeda-beda.

3. Fungi

Tubuh jamur ada yang terdiri atas satu sel dan ada pula yang terdiri atas banyak sel. Jamur tidak memiliki klorofil sehingga tidak sanggup berfotosintesis untuk menciptakan makanannya sendiri. Jamur memperoleh kuliner dari lingkungannya.
Jamur  banyak hidup di tempat-tempat yang lembap dan terdapat sumber makanan. Jamur ada yang hidup sebagai saprofit dan ada pula yang bersifat parasit. Beberapa jenis jamur bermanfaat
bagi manusia, contohnya ragi yang dipakai dalam pembuatan tempe dan roti serta ada pula Penicillium yang sanggup menghasilkan penisilin (antibiotik). Namun demikian, tidak semua jamur bermanfaat bagi manusia. Ada pula jamur yang sanggup menimbulkan penyakit pada tumbuhan akal daya, contohnya penyakit busuk akar dan kutil pada tumbuhan kentang, bahkan ada pula jenis jamur yang beracun.

4. Plantae

Lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan berbiji merupakan contoh-contoh makhluk hidup yang termasuk dalam Kingdom Plantae. Lumut sanggup kita temukan di tempat-tempat yang lembap atau basah. Lumut ada yang tumbuh di atas tanah, bebatuan, dan ada pula yang tumbuh pada pohon-pohon besar. Lumut memiliki daun dan batang tetapi tidak memiliki akar yang sebenarnya.
Apakah kau pernah melihat tumbuhan suplir? Tumbuhan suplir merupakan salah satu jenis tumbuhan paku. Coba, kau perhatikan ciri-ciri tumbuhan tersebut! Apakah tumbuhan tersebut memiliki akar, batang, dan daun? Dengan apakah tumbuhan tersebut berkembang biak? Batang tumbuhan paku biasanya tumbuh di dalam tanah sehingga daunnya seperti tumbuh dari tanah. Daun paku yang masih muda biasanya menggulung. Daun tumbuhan paku ada yang memiliki bintik-bintik berwarna cokelat renta di penggalan permukaan bawahnya. Bintik-bintik tersebut yaitu sorus (kotak spora). Daun yang memiliki sorus disebut daun fertil, sedangkan daun yang tidak memiliki sorus disebut daun steril. Tumbuhan paku ada yang hidup di tanah, air, dan ada pula yang hidup sebagai epifit (menempel pada tumbuhan lain). 
Tumbuhan berbiji sanggup dibedakan menjadi tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan berbiji tertutup. Biji tumbuhan berbiji tertutup terdapat di dalam buah. Beberapa jenis tumbuhan berbiji terbuka, antara lain pakis haji, Ginkgo, pinus, melinjo, dan lain-lain. Tumbuhan berbiji tertutup disebut pula tumbuhan berbunga alasannya yaitu memiliki bunga sebagai alat perkembangbiakannya. 
Tumbuhan berbiji tertutup sanggup dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu tumbuhan dikotil dan tumbuhan monokotil. Pengelompokan tersebut dilakukan menurut banyaknya keping biji yang dimiliki. Tumbuhan dikotil memiliki dua keping biji, sedangkan tumbuhan monokotil memiliki satu keping biji. Contoh tumbuhan dikotil yaitu kacang panjang, kacang hijau, kacang tanah, mangga, dan lain-lain. Sedangkan referensi tumbuhan monokotil, antara lain rumput, jagung, pisang, dan lain-lain.

5. Animalia

Kingdom animalia terdiri atas hewan-hewan. Hewan tidak sanggup menciptakan kuliner sendiri, tetapi mengambil kuliner dari tumbuhan atau binatang lain.
Terdapat beraneka ragam binatang yang hidup di dunia ini dengan banyak sekali bentuk tubuh, warna tubuh, kawasan hidup, dan perbedaan ciri-ciri yang lainnya. 
Berdasarkan tulang belakangnya ada dua kelompok hewan, yaitu
  1. Hewan avertebrata (hewan tidak bertulang belakang), contohnya kupu-kupu, belalang, siput, dan cacing
  2. Hewan vertebrata (hewan yang bertulang belakang), contohnya ikan, burung, katak, dan sapi.

Dari apa yang telah diuraikan di atas ternyata makhluk hidup yang ada di bumi ini sangat beraneka ragam. Keanekaragaman tersebut merupakan kekayaan yang luar biasa. Sungguh itu merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita syukuri. Salah satu cara mensyukurinya tentu dengan menjaga semoga keanekaragaman itu tidak rusak dan punah.

Biologi Klasifikasi Klasifikasi MH

Penulis: 
author
Mediapembahsan.com adalah media sharing informasi pendidikan yang mengulas tentang, pendidikan secara umum, materi sekolah, soal pelajaran, perangkat, dan info menarik lainnya.

Posting Terkait