Pengertian Biologi Sebagai Ilmu Pengetahuan

130 views

Biologi sebagai ilmu pengetahuan tentunya mempunyai sifat dan ciri tertentu sebagaimana ilmu pengetahuan lainnya. Ilmu pengetahuan lahir dari suatu rangkaian acara nalar insan yang disusun secara sistematis. Jika dilihat dari asal katanya, adalah ‘bios’ yang berarti hidup, dan ‘logos’ yang berarti ilmu, biologi sanggup diartikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari perihal seluk beluk mahkluk hidup baik struktur maupun fungsinya.

 Biologi sebagai ilmu pengetahuan tentunya mempunyai sifat dan ciri tertentu sebagaimana il Pengertian Biologi Sebagai Ilmu Pengetahuan

Berikut ini identifikasi sifat dan ciri dari biologi sebagai ilmu pengetahuan ;

1. Memiliki Objek
Setiap ilmu mempunyai batasan dalam segi kajiannya. Dalam ilmu biologi, objek yang menjadi kajian berfokus pada mahkluk hidup yang ada maupun yang pernah ada di muka bumi ini.

2. Memiliki Metode
Ilmu pengetahuan mustahil muncul secara kebetulan atau dibentuk secara asal – asalan, melainkan memakai metode tertentu. Untuk mempelajari objek kajian biologi dipakai metode ilmiah sehingga kebenarannya diakui secara ilmiah. Kebenaran ilmu merupakan kebenaran ilmiah yang berlaku hingga ada bukti gres yang menentang atau menggugurkannya.

3. Bersifat Sistematis
Sistematis artinya tersusun mulai dari yang sederhana menuju yang lebih kompleks. Agar gampang dikaji, ilmu pengetahuan haruslah bersifat sistematis. Konsep yang mendasari harus mengandung kekerabatan sedemikian rupa yang saling mendukung dan bukan saling bertentangan.

4.Universal
Maksudnya adalah kebenaran yang disajikan dalam ilmu pengetahuan haruslah berlaku umum atau universal.

5. Objektif
Pernyataan dalam ilmu pengetahuan harus bersifat jujur, adalah menggambarkan keadaan yang sebenarnya, mengandung data atau informasi yang sebenarnya, bebas dari prasangka, kesenjangan maupun kepentingan pribadi.

6. Analitis
Kajian dari sebuah ilmu akan menuju kepada hal – hal yang bersifat khusus, sehingga dibutuhkan analisa untuk memahami hal – hal yang bersifat khusus tsb.

7. Verifikatif
Kebenaran dalam sebuah ilmu bukanlah bersifat mutlak tetapi bersifat terbuka atau verifikatif yang juga dikenal dengan kebenaran ilmiah. Artinya, sesuatu yang semula dianggap benar suatu ketika mungkin menjadi salah bila ditemukan bukti-bukti gres yang menentang kebenaran sebelumnya.

Cabang – Cabang Ilmu Biologi

Sebagai ilmu pengetahuan biologi berkembang seiring dengan tuntutan objek kajian yang makin meluas. Objek kajian biologi yang menuntut pengkhususan, menghasilkan perkembangan cabang dan anak cabang biologi.

Beberapa cabang ilmu biologi yang tengah berkembang antara lain ;
a.    Zoologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari perihal seluk beluk kehidupan hewan
b.    Botani, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari perihal banyak sekali ciri dan kehidupan flora [Lihat:cabang – cabang ilmu biologi]
c.    Mikrobiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari perihal banyak sekali sifat, ciri, dan fisiologi kehidupan mikroba
d.    Histology, adalah cabang ilmu biologi yang mengkaji perihal jaringan penyusun organisme
e.    Sitologi, adalah cabang ilmu biologi yang mengkaji perihal segala sesuatu perihal kehidupan sel.
Dan masih banyak lagi cabang biologi lainnya.

Manfaat Mempelajari Biologi Dan Bahayanya.

  • Berkembangnya suatu ilmu pengetahuan tentu diharapkan bisa menawarkan efek positif bagi kesejahteraan insan itu sendiri. Diantara manfaat mempelajari ilmu biologi yaitu;
  • Memberi pemahaman lebih mendalam kepada diri seseorang yang sanggup diterapkan sebagai dasar untuk meningkatkan taraf hidupnya.
  • Memberikan pengetahuan akan banyak sekali sumber daya alam sehingga sanggup dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan hidup manusia.
  • Memberikan motifasi kepada insan untuk sanggup menyebarkan pemanfaatan sumber daya alam sehingga diperoleh sumber gres yang berbeda.
  • Memberikan pengetahuan untuk melaksanakan konservasi semoga tidak terjadi kepunahan.

Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, tentunya perkembangan biologi sebagai ilmu pengetahuan juga menjadikan efek negatif bagi kehidupan insan yang tentunya tidak diinginkan. Misalnya saja perkembangan biologi dalam rekayasa genetik yang diharapkan bisa menghasilkan bibit – hibrida guna pemenuhan kebutuhan masyarakat bisa jadi disalahgunakan sehingga yang dihasilkan justru bibit yang membahaykan kehidupan. Oleh lantaran itu, dibuatlah hukum baku dalam pengembangan kajian biologi yang disebut bioetika.

Biologi Ilmu Pengetahuan

Penulis: 
author
Mediapembahsan.com adalah media sharing informasi pendidikan yang mengulas tentang, pendidikan secara umum, materi sekolah, soal pelajaran, perangkat, dan info menarik lainnya.

Posting Terkait